Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Berikut Penjelasan Tunjangan Profesi Guru Terancam Molor

Berikut Penjelasan Tunjangan Profesi Guru Terancam Molor


Salam dan bahagia pembaca. Sahabat TREND GURU , pada kesempatan kali ini Admin ingin membagikan informasi tentang Berikut Penjelasan Tunjangan Profesi Guru Terancam Molor.

Rabu, 30 November 2022 lalu muncul kabar kurang membahagiakan bagi para guru di Surabaya bahwasannya akan terancam molor tunjangan profesi guru di Surabaya. Pencairan TPG tersebut akan molor jika guru belum melengkapi semua berkas persyaratan hingga hari ini.

Agar mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG), para guru diwajibkan untuk melengkapi berkas – berkas yang dibutuhkan. Salah satu berkas persyaratan yang penting adalah Penilaian Kinerja Guru atau PKG.

Sebagaimana yang tercantum dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbud Ritek) No. 4 Tahun 2022 tentang Juknis Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan (Tamsil) Guru Tahun 2022, bahwasannya untuk mendapatkan tunjangan, guru harus memiliki penilaian kinerja paling rendah “baik”. Selain penilaian kinerja, guru juga harus melampirkan pemutakhiran Dapodik.

Untuk melengkapi berkas persyaratan Tunjangan Profesi Guru, Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya memberikan batas waktu kepada tenaga pendidik sampai tanggal 8 Desember 2022.

Ada sekitar 214 guru di Surabaya yang berkas persyaratannya masih belum lengkap. Para guru dihimbau agar segera mengirimkan berkas – berkas yang belum dilampirkan. Selain menyebutkan total guru yang belum melengkapi dokumen persyaratan, Yusuf Masruh selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya juga mengumumkan nama – nama tenaga pendidik yang belum lengkap berkasnya.

“Nama – nama guru yang berkasnya (persyaratan) belum lengkap sudah kami umumkan”, kata Kepala Dispendik Surabaya, dikutip dari Jawa Pos (30/11/2022).

Dalam pengumpulan berkas persyaratan yang harus dilengkapi, para guru juga dihimbau agar berkas tersebut dilengkapi sebelum 8 Desember 2022. Menurut Kepala Yusuf, semakin guru melengkapi berkas dengan cepat, semakin cepat pula penerbitan surat keputusan tunjangan profesi guru atau SKTP akan diproses.

“Saya imbau supaya berkas persyaratannya segara dituntaskan dan diinput melalui operator sekolah masing – masing,” jelasnya.

Bagi para guru yang belum melengkapi berkas persyaratan Tunjangan Profesi Guru dan tidak segera melengkapinya, maka harus bersiap untuk menanggung risiko yang ada yakni molornya pencairan Tunjangan Profesi Guru. Bahkan risiko terburuknya para guru tidak akan mendapatkan TPG tersebut.

“Sebab untuk mendapatkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) ya berkasnya harus lengkap,” kata Yusuf Masruh.

Adapun besaran TPG yang diberikan, seperti yang tertulis dalam Permendikbud Ristek No. 4 Tahun 2022, adalah setara dengan sekali gaji guru tiap bulannya. Adanya tunjangan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para guru, baik guru berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non ASN.

Di samping itu dilansir dari laman Jawa Pos (30/11), Agnes Warsiati, Ketua Perkumpulan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Surabaya, mengatakan bahwa Dinas Pendidikan telah melakukan pencairan dana Tunjangan Profesi Guru setiap tahunnya. Proses pencairan tersebut berjalan lancar tanpa adanya protes.

“ Bagi para guru yang kesejahteraannya bermasalah, kami persilahkan mengadu ke PGRI,” ucap Agnes.

Di sisi lain, Ajeng Wira Wati, Wakil Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, meminta agar pemerintah kota memperhatikan kesejahteraan guru. Seluruhnya harus mendapatkan upah yang layak agar saat mengajar dapat lebih optimal.

“Harapan saya pencairan tunjangan TPG tidak terlambat. Namun, para guru juga harus melengkapi berkas – berkas persyaratan,” kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Surabaya tersebut.

Waka Komisi D DPRD Surabaya tersebut juga meminta pemkot untuk mencukupi kebutuhan guru, diluar TPG. Menurutnya, ada beberapa sekolah di metropolis yang masih kekurangan tenaga guru, sehingga proses belajar mengajar jadi terganggu.

“Dinas Pendidikan harus memetakkan sekolah mana yang masih kekurangan guru. Syarat menjadi guru juga jangan dipersulit,” tambahnya.

Daftarkan diri Anda sebagai anggota e-Guru.id dan dapatkan pelatihan gratis setiap bulan untuk meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Caranya, klik pada link ini atau poster berikut untuk gabung menjadi member e-Guru.id!

Terima kasih sudah berkunjung ke Web TREND GURUApabila artikel ini bermanfaat Berikut Penjelasan Tunjangan Profesi Guru Terancam Molor , silahkan Klik LIKE dan SHARE kepada teman-teman yang lain.